Disparbud Trenggalek Belum Kelola Lagi Kolam Renang Tirta Jwalita, Tunggu Investor

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Setelah insiden tenggelamnya tiga bocah di kolam renang Tirta Jwalita pada 2023 lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek tampaknya masih enggan mengambil alih pengelolaan destinasi wisata tersebut.

Hingga kini, pemerintah daerah masih menanti investor atau pihak ketiga yang bersedia dan mampu mengelola aset wisata milik pemerintah itu.

“Kami telah menyarankan kepada Dinas Pariwisata untuk bekerjasama dengan pihak ketiga,” ujar Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, jika pengelolaan kolam renang dilakukan melalui pihak ketiga, Pemkab Trenggalek hanya perlu membuat kesepakatan kerja sama tanpa harus terlibat langsung dalam operasionalnya.

“Pada pengelolaan ini, Pemda hanya menerima bersih dari pendapatan yang dihasilkan,” jelasnya.

Terkait lambannya proses pencarian investor, Mugianto memperkirakan hal itu disebabkan oleh pertimbangan untung rugi yang masih dikalkulasi investor dalam rencana revitalisasi.

Jika kendala utama ada pada anggaran revitalisasi, menurutnya, solusi bisa diambil dengan memasukkan beban biaya tersebut dalam perjanjian kerja sama antara Dinas Pariwisata dan pihak ketiga.

“Jadi, pembukaan ini masih menunggu pihak ketiga. Jika tidak ada, kelihatannya Dinas masih enggan mengelola dan membukanya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Trenggalek, Sunyoto, menegaskan bahwa pihaknya terus mencari solusi untuk menghidupkan kembali aset tersebut.

“Saat ini ada dua investor lokal yang sudah menunjukkan minat untuk mengelola kolam renang,” ungkapnya.

Namun, ia menyebutkan bahwa pihaknya masih mempelajari berbagai aspek, termasuk regulasi dan kontribusi yang diharapkan agar pengelolaan benar-benar memberikan manfaat maksimal.

“Kolam renang Tirta Jwalita berada di lokasi strategis, sehingga revitalisasi perlu dilakukan agar dapat memberikan dampak positif, baik sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun sebagai daya tarik wisata yang bisa meningkatkan ekonomi lokal,” terangnya.

Sunyoto juga menambahkan bahwa proses negosiasi dengan calon investor masih berlangsung, mencakup evaluasi kelayakan, aspek regulasi, serta kontribusi yang diharapkan dari pengelolaan kolam renang.

Ia optimistis bahwa tahun ini akan ada langkah konkret untuk merevitalisasi Tirta Jwalita, tetapi tetap dengan pendekatan yang hati-hati.

“Hal itu untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Lainnya