Networkpedia.id – Sebanyak 119 jiwa korban tanah gerak di Dusun Depok, Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, dipastikan kehilangan tempat tinggal akibat pergerakan tanah yang terus aktif.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan bahwa kawasan tersebut tidak lagi aman dijadikan permukiman, sehingga warga harus segera direlokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi, menjelaskan bahwa potensi tanah gerak susulan masih tinggi.
“Dari laporan yang kami terima, area sepanjang mahkota longsoran tidak layak ditempati kembali karena masih rawan pergerakan tanah,” ungkapnya. Jumat (14/2/2025).
Menurut data, longsoran tanah di lokasi tersebut memiliki dimensi cukup besar, dengan lebar mahkota mencapai 250 meter dan panjang 200 meter.
Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Trenggalek juga menunjukkan bahwa Dusun Depok termasuk zona dengan tingkat kerentanan sedang hingga tinggi. Hal ini berarti pergerakan tanah dapat kembali terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.
Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah menyiapkan lahan relokasi untuk warga terdampak. Salah satu lokasi yang direkomendasikan Badan Geologi berada di Dusun Babatan RT 03 RW 05, Desa Ngrandu, sekitar 350 meter dari lokasi tanah gerak.
“Lahan yang disiapkan seluas 5.900 meter persegi dan saat ini merupakan area lapangan serbaguna serta kebun campuran. Karena lahan tersebut milik Perhutani, kami akan bekerja sama agar prosesnya sesuai peraturan,” kata Triadi.
Pemilihan lokasi relokasi mempertimbangkan kemudahan akses bagi warga melanjutkan aktivitas sehari-hari, seperti berkebun, bekerja, dan sekolah.
Selain itu, Pemprov Jawa Timur telah menganggarkan pembangunan hunian sementara untuk korban terdampak.
“Dengan relokasi ini, kami berharap masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih aman tanpa harus kehilangan akses ke sumber penghidupan mereka,” pungkasnya.
Langkah relokasi ini menjadi upaya pemerintah untuk melindungi warga dari risiko bencana serupa di masa mendatang, sekaligus memberikan kenyamanan dan kepastian bagi korban tanah gerak.




