Networkpedia.id – Kehadiran Bati Tuud Koramil 0806-12/Munjungan, Serma Yayan, di Pantai Blado, Kecamatan Munjungan, menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.
Dengan penuh semangat, ia turut serta membantu para nelayan menarik jaring pukat ikan, aktivitas yang menjadi sumber penghidupan utama warga setempat.
“Apa yang saya lakukan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Saya bangga bisa membantu mereka, sekaligus merasakan langsung perjuangan dalam mencari ikan yang menjadi tulang punggung kehidupan di Munjungan,” ujar Serma Yayan, Minggu (23/3/2025).
Namun, keterlibatan Serma Yayan tidak hanya sebatas membantu secara fisik. Ia juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengedukasi para nelayan mengenai pentingnya keselamatan saat melaut.
Selain itu, ia menegaskan larangan penggunaan bahan peledak dan cairan kimia dalam menangkap ikan.
“Kelestarian ekosistem laut adalah tanggung jawab kita bersama. Jika laut kita rusak, anak cucu kita yang akan menanggung akibatnya. Mari kita jaga agar hasil laut tetap berlimpah, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan,” pesannya.
Aksi kepedulian ini disambut baik oleh para nelayan. Salah seorang nelayan, Sumarno, mengungkapkan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh TNI.
“Pak Yayan tidak hanya membantu menarik jaring, tetapi juga memberikan arahan penting untuk keberlanjutan pekerjaan kami. Kami benar-benar merasa diperhatikan,” ujarnya.
Pantai Blado, yang merupakan pusat aktivitas nelayan tradisional, menjadi saksi eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kehadiran Serma Yayan menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam kehidupan sosial warga, memberikan dampak positif yang nyata.
Kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Diharapkan, langkah kecil ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian laut dan memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan warga setempat.




