Networkpedia.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Trenggalek menyatakan sikap tegas dalam mendukung penuh pelaksanaan Kongres GMNI Ke-XXII yang akan digelar di Kota Bandung.
Kongres ini dipandang sebagai momentum penting dalam sejarah organisasi, sekaligus sebagai ajang konsolidasi nasional para kader GMNI.
Ketua DPC GMNI Trenggalek Mohamad sodiq Fauzi menegaskan bahwa kongres bukan sekadar agenda struktural, namun merupakan medan perjuangan ideologis yang harus dimenangkan oleh seluruh kader nasionalis-marhaenis.
“GMNI tak boleh dibelokkan oleh kepentingan sesaat. Kami berdiri di garda depan untuk mengawal Kongres ini dari upaya pembusukan organisasi,” tegasnya dalam pernyataan resmi, Jumat (20/6/2025).
DPC GMNI Trenggalek secara terbuka menolak segala bentuk intervensi dari oknum elit partai politik yang dinilai mencoba menjadikan GMNI sebagai alat kepentingan elektoral. Mereka menekankan bahwa GMNI bukanlah tangga menuju kekuasaan ataupun instrumen politik praktis.
“GMNI adalah gerakan ideologis, bukan tempat dagang pengaruh. Siapa pun yang bermain api dengan GMNI akan berhadapan dengan barisan marhaenis yang tak gentar,” lanjutnya.
Dalam pernyataan sikapnya, DPC GMNI Trenggalek juga menyuarakan penolakan terhadap praktik-praktik yang mencederai semangat organisasi, seperti pembentukan cabang fiktif dan upaya pecah belah. Mereka menegaskan dukungan terhadap Kongres di Bandung sebagai hasil keputusan organisasi yang sah dan legitimate.
“Kami menyerukan kepada seluruh kader GMNI di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam kesadaran ideologis yang kokoh dan melawan segala upaya pembusukan dari dalam maupun luar organisasi,” imbuhnya.
Dengan komitmen pada garis perjuangan nasionalis-marhaenis, DPC GMNI Trenggalek menyatakan kesiapan untuk hadir, mengawal, dan menyukseskan Kongres GMNI Ke-XXII di Bandung sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi dan menjaga kemurnian perjuangan ideologi GMNI.




