Aktivitas Truk Pengangkut Material Sungai Ngasinan Timbulkan Debu dan Kemacetan di Trenggalek

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Aktivitas pengangkutan material sedimentasi dari Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek, menuai keluhan dari pengguna jalan. Truk-truk pengangkut yang melintas di Jalan Nasional III disebut menimbulkan debu beterbangan hingga menyebabkan kemacetan.

Pantauan di lapangan, truk yang keluar masuk jalur tersebut tidak dilengkapi terpal penutup. 

Akibatnya, material kerukan sungai yang diangkut berpotensi tercecer, sementara debu yang berhamburan mengganggu kenyamanan pengendara. 

Material hasil pengerukan sendiri dibuang ke sawah milik aset Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang berada di samping Hotel Hayam Wuruk.

Proses pemindahan material melibatkan dua unit alat berat, masing-masing berada di lokasi pengerukan sungai dan area pembuangan. 

Aktivitas ini tidak hanya memunculkan polusi debu, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama. 

Beberapa kendaraan terpaksa berhenti menunggu truk yang melintas, sehingga kemacetan tidak terhindarkan.

Rian Pirmansah, salah satu pengendara yang melintas, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. 

“Ya jelas terganggu dengan debu karena saya tidak pakai masker. Harapannya kalau ada jalur yang seperti ini ada pengalihan jalur biar tidak terjadi macet, terus debu bisa dikurangi dari pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemacetan juga kerap terjadi tanpa adanya rekayasa lalu lintas yang jelas. “Ya lumayan terganggu, tidak ada apa-apa kemudian ada kemacetan dan tidak ada rekayasa jalur. Tadi saya mau ke arah stadion ditutup,” imbuhnya.

Keluhan serupa juga terdengar dari sejumlah pengendara lain yang terjebak di jalur tersebut. 

Mereka berharap pihak terkait segera mengambil langkah, baik dengan penyiraman jalan untuk mengurangi debu maupun penerapan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang bertanggung jawab atas pengerukan sedimentasi Sungai Ngasinan belum memberikan keterangan resmi.

Berita Lainnya