Bupati Trenggalek Lantik 3 Pejabat Tinggi Pratama Usai Ruwatan Murwokolo

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Usai pelaksanaan ruwatan Murwokolo dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari Jadi ke-831 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin langsung melakukan penyegaran di jajaran perangkat daerah. 

Tiga Pejabat Tinggi Pratama resmi dilantik untuk mengisi jabatan eselon dua yang sebelumnya mengalami kekosongan. Pelantikan berlangsung di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (1/9/2025). 

Mereka yang dilantik yakni Kepala Dinas Perikanan, Cusi Kurniawati, yang kini dipercaya menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan. 

Kemudian Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sunyoto, yang dilantik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). 

Terakhir, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Heri Yulianto, menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu menegaskan pelantikan ini menjadi langkah penting untuk menggerakkan kembali roda pemerintahan daerah. 

“Setelah di Murwokolo semalam, semangat baru. Asisten Ekonomi kita isi karena kita ingin paket-paket kebijakan ekonominya bisa dirasakan masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan alasan menempatkan pejabat berlatar belakang budaya di Bakesbangpol. Menurutnya, pendekatan kebudayaan diharapkan bisa menciptakan cara yang lebih beradab dalam meredam potensi konflik di masyarakat. 

“Harapannya nanti dengan pendekatan budaya itu, masyarakat bisa lebih tenteram,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk jabatan Kepala BKD, Mas Ipin menunjuk sosok dengan latar belakang aktivis. Ia berharap pengalaman tersebut bisa mendorong aparatur sipil negara (ASN) di Trenggalek bekerja lebih progresif.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat agar selalu memperbarui niat setiap hari dalam menjalankan tugas. 

Menurutnya, semangat melayani masyarakat harus dijaga layaknya semangat saat pertama kali dilantik.

“Kalau kerja kelamaan bisa saja menyepelekan pekerjaan. Agar tidak, tentu harus memperbaiki niat terus. Semuanya termasuk saya,” tandasnya.

Pelantikan ini menandai komitmen Pemkab Trenggalek untuk menghadirkan pemerintahan yang dinamis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Berita Lainnya