Networkpedia.id – Jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek terus mengalami peningkatan.
Setelah sebelumnya dilaporkan terdapat 38 dapur yang beroperasi, kini total sudah ada 42 dapur MBG yang aktif melayani distribusi makanan bergizi bagi pelajar.
Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, mengonfirmasi penambahan dapur MBG salah satunya berada di wilayah Kecamatan Pule.
“Untuk MBG di Kabupaten Trenggalek ini yang operasional sudah bertambah, ya, menjadi 42 dapur dari total 68 SPPG yang terdaftar,” jelasnya.
Ia menambahkan, percepatan operasional SPPG bukan semata keputusan daerah. Seluruh proses verifikasi dan penentuan kelayakan dapur berada di bawah kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Dari yang sudah terdaftar itu, nanti keputusannya apakah bisa operasional atau tidak, itu langsung dari BGN,” ujar Asisten I Setda Trenggalek tersebut.
Progres Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
Selain peningkatan jumlah dapur, Satgas MBG juga menyoroti progres pemenuhan dokumen administrasi, salah satunya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Sejumlah yayasan pengelola dapur sudah mulai memproses SLHS melalui sistem Online Single Submission (OSS).
“SLHS ini masih terus berproses ke OSS. Sudah mulai ada yang mendaftar dan nanti berlanjut sampai terbit sertifikatnya,” kata Saeroni.
Dokumen SLHS menjadi salah satu syarat wajib agar dapur dinyatakan layak melakukan produksi makanan bagi peserta didik.
Evaluasi dan Penguatan Kompetensi Relawan
Di sisi lain, Satgas MBG terus memperkuat standar layanan melalui evaluasi berkala. Saeroni menyebut, selain melengkapi izin, peningkatan kompetensi relawan, khususnya chef dan tenaga dapur, juga menjadi perhatian.
“Terkait chef kemarin juga sudah ditindaklanjuti dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan Dinas Perinaker,” ungkapnya.
Ia memastikan seluruh dapur yang beroperasi harus memenuhi standar teknis, higienis, serta administratif sesuai ketentuan program MBG.
Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh SPPG mampu mendistribusikan makanan bergizi dengan aman, tepat sasaran, dan sesuai pedoman nasional.




