Networkpedia.id – Bursa pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek mulai memanas. Anggota DPRD Trenggalek termuda, Iqmal Eaby Mugy Mahawidya, resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua KONI Trenggalek, Kamis (22/1/2026).
Kedatangan Iqmal ke kantor KONI Trenggalek menjadi sinyal keseriusannya untuk ikut dalam kontestasi memperebutkan kursi pimpinan organisasi olahraga tertinggi di Bumi Menak Sopal tersebut.
Meski demikian, ia mengaku masih dalam tahap penjajakan dan mempelajari mekanisme pencalonan yang telah ditetapkan oleh panitia.
“Iya, saya datang ke sini untuk menjajaki pendaftaran Ketua KONI yang baru. Saat ini saya mengambil formulir terlebih dahulu,” ujar Iqmal kepada wartawan.
Setelah mengambil formulir, politisi muda tersebut menyebut akan mempelajari lebih detail terkait persyaratan serta tahapan pemilihan Ketua KONI, termasuk mekanisme pengembalian berkas dan proses selanjutnya.
“Untuk mekanismenya masih kami pelajari lebih lanjut, bagaimana tahapan-tahapannya dan apa saja yang perlu dipersiapkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iqmal mengungkapkan bahwa keinginannya maju sebagai bakal calon Ketua KONI didorong oleh semangat untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam dunia olahraga dan organisasi. Ia menilai, peran generasi milenial dan Gen Z sangat penting dalam mendorong kemajuan olahraga daerah.
“Saya ingin mengajak anak-anak muda, baik Gen Z maupun generasi milenial, agar lebih peduli dan terlibat dalam organisasi serta dunia olahraga di Kabupaten Trenggalek,” ungkapnya.
Menurutnya, banyak cabang olahraga di Trenggalek yang memiliki potensi besar, namun membutuhkan penyegaran dalam pengelolaan serta pola pikir yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Regenerasi, kata dia, menjadi kunci agar prestasi olahraga daerah bisa terus meningkat.
“Perlu ada sinkronisasi antara pengurus dengan generasi muda agar olahraga di Trenggalek bisa lebih maju dan kompetitif,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari panitia penjaringan, pendaftaran bakal calon Ketua KONI Trenggalek akan ditutup pada 26 Januari 2026. Selanjutnya, musyawarah pemilihan Ketua KONI dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026.
“Penutupan pendaftaran tanggal 26 Januari, sedangkan musyawarah pemilihannya tanggal 31 Januari,” kata Iqmal menirukan penjelasan panitia.
Hingga saat ini, Iqmal mengaku belum mengetahui adanya kandidat lain yang telah mengambil formulir.
Ia berharap kehadirannya dapat menjadi pemantik munculnya figur-figur lain yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Trenggalek.




