Networkpedia.id – Upaya memperkuat ekosistem olahraga digital di Kabupaten Trenggalek terus dilakukan. Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Trenggalek bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat menggelar rapat koordinasi guna merumuskan langkah strategis dalam pengembangan esports sebagai cabang olahraga prestasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Ketua Harian ESI Kabupaten Trenggalek, Setiawan Alim Wijaya, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi antara pengurus cabang olahraga dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, pengembangan esports membutuhkan dukungan sistem pembinaan yang jelas, mulai dari infrastruktur, program latihan, hingga target prestasi.
“Rakor ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi langkah konkret menyatukan komitmen pembinaan. Kami ingin esports di Trenggalek tumbuh sebagai olahraga prestasi yang memiliki sistem, program, dan target yang jelas,” ujarnya.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam rapat tersebut adalah penguatan infrastruktur digital sebagai penunjang utama pelaksanaan pertandingan esports.
Dalam kesempatan itu, Dispora Trenggalek menyatakan kesiapan untuk mendukung penyediaan jaringan internet berbasis satelit Starlink guna menunjang kegiatan turnamen dan kompetisi esports di daerah.
Menurut Setiawan, kualitas jaringan internet menjadi faktor krusial dalam penyelenggaraan pertandingan esports.
Koneksi yang stabil dinilai sangat penting agar kompetisi dapat berjalan profesional dan minim kendala teknis.
“Kualitas jaringan adalah jantung dari pertandingan esports. Dengan dukungan Starlink, pelaksanaan turnamen akan lebih stabil, profesional, dan minim kendala teknis. Ini menjadi fondasi penting agar event yang kita gelar semakin berkualitas,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan, menilai esports memiliki potensi besar untuk mendongkrak prestasi olahraga daerah dalam waktu yang relatif singkat. Hal tersebut terutama dapat tercapai jika didukung oleh infrastruktur digital yang memadai.
“Olahraga yang paling cepat mendongkrak prestasi ya esports ini, tentu dengan dukungan infrastruktur jaringan yang memadai,” kata Arief.
Ke depan, ESI Kabupaten Trenggalek berencana memperbanyak agenda turnamen resmi serta memperkuat pembinaan atlet muda. Selain itu, standar penyelenggaraan kompetisi juga akan ditingkatkan agar selaras dengan regulasi dan jenjang kompetisi di bawah naungan ESI secara nasional.
Setiawan optimistis, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas esports, Trenggalek dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
“Target kami jelas, melahirkan atlet-atlet esports yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek di berbagai ajang kompetisi,” pungkasnya.



