Networkpedia.id – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Trenggalek terus menggenjot capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026. Program ini ditargetkan mampu menjangkau 46 persen dari total penduduk atau sekitar 343.092 jiwa.
Kepala Dinkes PPKB Trenggalek, dr. Sunarto, menyampaikan bahwa capaian pemeriksaan pada kelompok anak usia sekolah saat ini masih tergolong rendah.
Hingga Maret 2026, jumlah siswa yang telah mengikuti CKG tercatat sebanyak 2.390 orang atau sekitar 2,3 persen.
“Untuk kelompok anak usia sekolah, capaian memang masih rendah. Namun pemeriksaan akan kembali digencarkan saat tahun ajaran baru yang dimulai Juli 2026,” ujar Sunarto.
Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Dinkes menemukan sejumlah persoalan kesehatan yang cukup dominan di kalangan masyarakat, khususnya anak usia sekolah.
Kurangnya aktivitas fisik menjadi temuan paling tinggi dengan persentase mencapai 52,7 persen. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu berbagai penyakit tidak menular di masa depan.
Selain itu, masalah kesehatan lain yang cukup banyak ditemukan adalah karies gigi dengan persentase 26,5 persen. Sementara itu, paparan asap rokok tercatat sebesar 3,4 persen dan obesitas sebesar 1,9 persen.
Sunarto menjelaskan, program CKG tidak hanya menyasar anak usia sekolah, tetapi mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak prasekolah, usia produktif, hingga lanjut usia. Hal ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan masyarakat.
Ia juga mengakui bahwa partisipasi masyarakat dalam program ini menunjukkan peningkatan, meskipun belum signifikan. Oleh karena itu, pihaknya terus menggencarkan edukasi terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Edukasi kami lakukan melalui media sosial maupun pertemuan lintas sektoral, agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Dinkes PPKB Trenggalek melakukan berbagai langkah strategis, seperti pendampingan pelaksanaan CKG di puskesmas, monitoring dan evaluasi rutin, serta pemberian umpan balik capaian setiap minggu.
Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap program CKG dapat berjalan optimal dan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh di Trenggalek.



