Networkpedia.id – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin, terus berinovasi untuk memajukan daerahnya. Salah satu fokusnya adalah tata kota yang memiliki filosofi dan mendukung konsep Net Zero Carbon.
Mas Ipin bahkan secara langsung mengantar tamunya, arsitek lanskap jebolan Singapura dan Inggris, Qintharra U. Yassifa, untuk memetakan potensi wilayah Trenggalek.
“Trenggalek tidak boleh asal bangun atau meniru daerah lain. Kami ingin tata kota ini punya filosofi sendiri agar memiliki daya saing kolektif,” ujar Mas Ipin.
Ia menyebut, Trenggalek memiliki banyak potensi, seperti udara sejuk, wisata alam, dan perkebunan kopi peninggalan Belanda.
Untuk mengembangkan potensi ini, Qintharra dan tim ditugaskan melakukan mapping awal di beberapa lokasi, seperti Dilem Wilis, Hutan Kota, kawasan pemukiman di Kelurahan Surodakan, serta Watulimo dan Terminal Durenan.
Dalam tinjauannya, Qintharra memaparkan konsep “Smart City Hub” yang mendukung mobilitas terintegrasi untuk mengurangi emisi karbon.
“Konsep ini for the people by the people. Masyarakat akan berpartisipasi dalam pengurangan karbon,” ungkapnya.
Qintharra juga menyebut tata kota Trenggalek akan mengadopsi konsep super blok, di mana kota dibagi menjadi grid-grid dengan pusat interaksi di tengah.
Akan ada jalur sepeda yang aman dilengkapi vertikal garden, zona pejalan kaki, serta suasana slow living yang mendukung interaksi masyarakat.
“Selain itu, kami juga akan mengaktifkan bisnis dan budaya melalui program-program pendukung, seperti hutan kota kecil di area tengah,” tambah Qintharra.
Mas Ipin sendiri enggan membocorkan detail perencanaan tata kota ini. Namun, ia menekankan pentingnya menciptakan kota berkelanjutan yang menarik investasi dan mendukung perekonomian masyarakat.
“Dokumen perencanaan kami hingga 2045 mencakup cita-cita Net Zero Carbon dan high-income economy. Kota yang berdaya saing bukan hanya ekonominya tumbuh, tapi juga sehat dan berkelanjutan,” jelas Mas Ipin.
Dengan tata kota yang terencana, Mas Ipin berharap Trenggalek mampu menarik perhatian wisatawan dan investor, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.




