Networkpedia.id – Puluhan petugas gabungan bersama masyarakat menggelar aksi resik-resik di sepanjang Pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan untuk membersihkan kawasan pantai dari sampah sekaligus menata lingkungan agar tampak lebih bersih, rapi, dan menarik sebagai destinasi wisata.
Aksi resik-resik pantai ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari aparat keamanan, pemerintah kecamatan, hingga kelompok masyarakat.
Pantai Mutiara yang berada di kawasan pesisir Prigi tersebut menjadi salah satu lokasi yang rutin dikunjungi wisatawan, sehingga kebersihan dan keindahan lingkungan dinilai sangat penting untuk terus dijaga.
Kapolsek Watulimo AKP Sunarto, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan bentuk respons atas Instruksi Presiden serta arahan Kapolri yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya wilayah pesisir.
“Kegiatan resik-resik pantai ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Kapolri agar pantai dan kawasan wisata menjadi lebih bersih, tertata, dan indah,” ujar AKP Sunarto.
Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen yang ada di Kecamatan Watulimo. Unsur yang terlibat antara lain Polsek Watulimo, Koramil, pemerintah kecamatan, Posmat TNI AL, Pospol Airud, pengelola Pelabuhan Perikanan Prigi, perangkat Desa Tasikmadu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta masyarakat setempat.
“Kurang lebih ada 60 orang yang kita libatkan dalam kegiatan ini. Semua unsur di Watulimo ikut berpartisipasi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menyisir area pantai dan mengumpulkan berbagai jenis sampah, baik sampah plastik, kayu, maupun sampah rumah tangga yang terbawa arus laut. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.
AKP Sunarto menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata.
Ia berharap, upaya ini dapat mendorong masyarakat dan pengunjung pantai untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, sehingga Pantai Mutiara selalu terjaga kebersihannya dan wisatawan merasa nyaman saat berkunjung,” pungkasnya.




