Networkpedia.id, Pemerintah Kabupaten Trenggalek secara resmi meluncurkan 157 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (DMP/KMP) dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 pada 12 Juli lalu.
Peluncuran ini menjadi bagian dari program nasional yang digagas Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, untuk membentuk 80.000 kelembagaan koperasi di seluruh Indonesia.
Peluncuran nasional kelembagaan Koperasi Merah Putih digelar secara daring, Senin (21/7/2025), dan diikuti oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda dari Pendopo Manggala Praja Nugraha. Dalam sambutannya, Bupati Nur Arifin menyampaikan harapannya agar koperasi ini mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi di desa.
“Semoga sesuai dengan harapan Pak Presiden Prabowo, di mana koperasi ini dapat mendorong kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Bupati Arifin.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Trenggalek, Saniran, mengungkapkan bahwa pembentukan kelembagaan koperasi di Trenggalek telah tuntas hingga tenggat waktu 31 Juni 2025.
“Alhamdulillah, kita masuk 10 besar tercepat di Jawa Timur dan menempati posisi ke-7,” jelasnya.
Saniran menambahkan, tahapan selanjutnya adalah penyelesaian legalitas seperti akta pendirian, perizinan, dan penerbitan NPWP. Pihaknya juga menyiapkan draft anggaran rumah tangga, program kerja, serta rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi sebagai pedoman kelembagaan.
“Kami ingin kelembagaan koperasi ini matang lebih dulu sebelum menjalankan usaha. Pondasi yang kuat akan jadi dasar keberlanjutan,” terangnya.
Presiden Prabowo dalam peluncuran nasional di Klaten menegaskan bahwa koperasi adalah wadah bagi masyarakat kecil yang bersatu dalam semangat gotong royong. Ia mengibaratkan koperasi seperti kumpulan lidi yang rapuh jika sendiri, namun kuat bila bersatu.
Dengan peluncuran ini, diharapkan koperasi Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.




