DPRD Trenggalek Dorong Perbaikan Jalan Munjungan-Dongko

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id, TRENGGALEK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek menanggapi keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan penghubung Munjungan-Dongko yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Perbaikan jalan ini dianggap mendesak karena perannya yang strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi warga di dua kecamatan tersebut.

Keluhan disampaikan langsung oleh perwakilan warga Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, dan Desa Pandean, Kecamatan Dongko, dalam pertemuan dengan anggota DPRD Trenggalek di kantor dewan pada Senin (18/11/2024).

Mereka mengeluhkan kondisi jalan sepanjang 10,6 kilometer yang rusak parah, terutama di kawasan Hutan Plumpit.

Wakil Ketua DPRD Trenggalek, M. Hadi, menegaskan dukungannya terhadap percepatan perbaikan jalan tersebut.

“Jalan ini adalah akses vital bagi masyarakat. Dalam tujuh tahun terakhir, banyak warga Dongko yang bekerja di Munjungan, dan sebaliknya. Oleh karena itu, perbaikan jalan ini menjadi kebutuhan mendesak,” kata Hadi.

Selama ini, warga setempat hanya mampu melakukan perbaikan secara swadaya dengan metode tambal sulam. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk mengatasi kerusakan yang semakin meluas.

Sebagai solusi awal, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengalokasikan dana darurat sebesar Rp 500 juta untuk betonisasi pada titik-titik paling kritis. Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan pada Februari 2025.

DPRD Trenggalek juga berupaya mempercepat perbaikan secara menyeluruh melalui tambahan anggaran.

“Kami akan mengusulkan anggaran tambahan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) agar seluruh jalur dapat diperbaiki. Selain itu, proyek ini akan dimasukkan dalam rencana teknokratis APBD induk tahun 2026 untuk mendapatkan anggaran lebih besar,” tambah Hadi.

Jalan Munjungan-Dongko memiliki peran penting dalam menghubungkan dua wilayah yang saling bergantung secara ekonomi. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan langkah konkret yang diambil pemerintah daerah dan DPRD, masyarakat berharap perbaikan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua kecamatan.(by)

Berita Lainnya