Networkpedia.id, TRENGGALEK – Pemungutan suara dalam Pilkada serentak 2024 juga berlangsung di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Trenggalek. Proses pencoblosan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan tertib dan lancar.
Menurut Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Trenggalek, Zainal Fanani, jumlah awal Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Rutan tercatat sebanyak 396 orang. Namun, angka ini mengalami perubahan menjelang hari pemungutan suara.
“Sebanyak 66 warga binaan telah bebas sebelum hari pencoblosan, sehingga jumlah pemilih tetap yang terdaftar tinggal 330 orang,” jelasnya.
Selain itu, terdapat tambahan 46 pemilih yang masuk dalam kategori Daftar Pemilih Tambahan (DPTB). Dengan demikian, total pemilih yang berhak memberikan suara di Rutan Kelas IIB Trenggalek mencapai 376 orang.
Dari jumlah tersebut, seluruhnya terdaftar untuk memilih dalam pemilihan Gubernur. Namun, hanya 139 orang yang memenuhi syarat sebagai pemilih untuk Pilkada Bupati Trenggalek.
Jumlah total penghuni Rutan saat ini tercatat sebanyak 420 orang. Sebanyak 15 orang merupakan penghuni baru yang masuk setelah penetapan DPTB, sementara 29 lainnya berasal dari luar wilayah Jawa Timur.
“Mereka tidak memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pilkada serentak kali ini,” tambah Zainal.
Proses pencoblosan berlangsung secara bergilir untuk memastikan ketertiban dan mencegah kerumunan yang berpotensi mengganggu situasi di lingkungan Rutan.
Warga binaan dipanggil satu per satu dari kamar mereka untuk memberikan suara di tempat pemungutan suara yang telah disiapkan.
Zainal Fanani mengapresiasi semua pihak yang mendukung kelancaran penyelenggaraan Pilkada di Rutan. Ia juga memastikan bahwa seluruh prosedur pelaksanaan pemilu di Rutan Kelas IIB Trenggalek telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami berterima kasih kepada panitia pemilu, petugas Rutan, dan pihak terkait yang turut menjaga agar proses ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Pilkada serentak di Rutan Kelas IIB Trenggalek mencerminkan komitmen untuk memastikan hak pilih setiap warga, termasuk warga binaan, tetap terlindungi sesuai prinsip demokrasi. (by)




