Polres Trenggalek Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Memasuki pekan pertama Ramadan, Polres Trenggalek menggelar buka puasa bersama anggota dan Bhayangkari di Aula Tatag Trawang Tungga, Senin (3/3). Acara ini bertujuan mempererat silaturahmi serta membangun jiwa korsa dan solidaritas di lingkungan kepolisian.

Selain internal kepolisian, kegiatan tersebut turut mengundang civitas akademika, mahasiswa, serta puluhan anak yatim dan piatu dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Acara juga diisi dengan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Untuk menambah makna spiritual, Polres Trenggalek menghadirkan ulama muda setempat, Gus M. Salsaladin, yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Anwar di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan. Dalam tausiyahnya, Gus Salsaladin menyampaikan tentang makna puasa serta bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta  dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan adalah momen yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Ia menekankan pentingnya menjalani puasa bukan hanya dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai anggota kepolisian, kita harus selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar AKBP Indra.

Kapolres juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang Lebaran. Menurutnya, potensi kerawanan meningkat di masa tersebut, sehingga patroli serta sambang desa perlu ditingkatkan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kita harus meniatkan pekerjaan ini sebagai ladang ibadah. Selalu libatkan Tuhan dalam setiap langkah,” tambahnya.

Sebelum berbuka puasa bersama, AKBP Indra juga meresmikan operasional Aula Tatag Trawang Tungga yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, baik internal kepolisian maupun kegiatan masyarakat.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kepolisian dalam mendukung nilai-nilai keagamaan serta menjaga keamanan selama Ramadan.

Berita Lainnya