Networkpedia.id – Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., bersama tim melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Trenggalek.
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara UB dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek sekaligus meninjau potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama pendidikan dan penelitian.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyambut langsung kedatangan Rektor UB di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Dalam kesempatan itu, Mas Ipin sapaan akrab bupati mengungkapkan harapannya agar hubungan antara UB dan Trenggalek dapat berlanjut dan berkembang.
“Kita berharap berjodoh dengan Universitas Brawijaya. Banyak ide-ide yang tadi muncul untuk dikerucutkan menjadi program nyata,” ujarnya.
Sebelumnya, UB dan Pemkab Trenggalek telah menjalin kerja sama dalam pengembangan minyak atsiri. Kali ini, kunjungan Rektor UB meliputi peninjauan ke Perkebunan dan Pabrik Kopi Van Dilem di Kecamatan Bendungan. Menurut Prof. Widodo, Pabrik Kopi Van Dilem merupakan contoh nyata penerapan konsep sustainability sejak masa kolonial.
“Perkebunan dan pengolahan kopi di sini dilakukan dengan konsep berkelanjutan, menjaga lingkungan tanpa mengurangi produktivitas. Ini penting untuk menjadi pembelajaran dalam dunia pendidikan,” ujar Prof. Widodo.
Ia menambahkan, pembangunan harus berorientasi pada keberlanjutan agar tidak merusak lingkungan dan tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Terkait potensi kerja sama ke depan, Rektor UB menyebutkan pihaknya telah meninjau beberapa lokasi yang berpeluang dijadikan bagian dari kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan konservasi.
“Insyaallah akan kita tindak lanjuti secara detail melalui perjanjian kinerja,” katanya.
Prof. Widodo juga memuji visi pembangunan berkelanjutan Bupati Trenggalek. “Pak Bupati punya visi luar biasa. Tidak banyak pemimpin daerah yang memikirkan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi,” puji Rektor UB.
Sementara itu, Mas Ipin menegaskan, fokus kolaborasi antara UB dan Pemkab Trenggalek akan diarahkan pada pembangunan berbasis alam, sejarah, dan pendidikan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan pemberdayaan yang berkelanjutan




