Satlantas Polres Trenggalek Gencarkan Pembinaan Pelajar Usai Libur Nataru

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Usai berakhirnya libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), jajaran kepolisian langsung bergerak cepat mengintensifkan berbagai kegiatan preemtif dan preventif. 

Salah satu fokus utama adalah pembinaan kepada kalangan pelajar dan santri sebagai upaya pencegahan sejak dini terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum.

Seperti yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek dengan menyambangi MTs Negeri 2 Trenggalek, Kamis (8/1/2026). 

Mengawali masuknya semester baru, petugas tidak hanya melakukan kunjungan, namun juga memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada para siswa.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, para pelajar saat ini merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah dan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, pembinaan karakter, kesadaran hukum, serta pemahaman keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini.

“Mereka adalah generasi masa depan Indonesia yang akan membawa warna baru ke arah yang lebih baik. Oleh sebab itu, harus kita siapkan sejak dini,” ujar AKP Sony Suhartanto.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas memberikan sejumlah materi penting, mulai dari pencegahan kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba, pemahaman aturan lalu lintas, hingga pengenalan tren kejahatan terkini yang kerap melibatkan usia remaja. 

Selain itu, siswa juga dibekali tips berkendara yang aman dan berorientasi pada keselamatan.

Meski dikemas secara sederhana, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Antusiasme terlihat jelas saat sesi diskusi dan tanya jawab dibuka. 

Para santri muda aktif mengajukan pertanyaan seputar aturan berkendara, seperti larangan bonceng tiga, kewajiban penggunaan helm, hingga pengalaman petugas dalam menangani kasus-kasus kejahatan di lapangan.

AKP Sony berharap, melalui kegiatan tersebut, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dan religius, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi serta disiplin dalam berlalu lintas.

“Harapan kita, ke depan mereka bisa menjadi generasi yang patuh hukum dan mampu menjadi contoh positif di lingkungannya,” pungkasnya.

Berita Lainnya