Networkpedia.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur alternatif Kaligereng, tepatnya di wilayah Genjor, Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang terjun ke jurang sedalam kurang lebih enam meter setelah diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan curam.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Genio bernomor polisi AG 6649 RDS yang dikendarai Dandi Setiawan (27), warga Tulungagung. Saat kejadian, ia membonceng dua penumpang, yakni Tria Yuniawati (42) dan seorang anak berusia 8 tahun, Selim Mikaila Azahra.
Kapolsek Watulimo, Sunarto, menjelaskan kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan melalui jalur alternatif Kaligereng.
Sesampainya di tikungan terakhir dengan kondisi jalan menurun tajam, pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
“Di lokasi tersebut memang memiliki medan yang cukup curam dengan turunan tajam. Diduga rem kendaraan mengalami panas berlebih sehingga tidak berfungsi atau rem blong,” jelasnya.
Akibatnya, sepeda motor tergelincir ke sisi kiri jalan sebelum akhirnya terjun ke jurang. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi korban.
Ketiga korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Watulimo untuk mendapatkan penanganan medis. Pengendara dilaporkan mengalami luka lecet pada kaki serta memar di bagian dada.
Sementara itu, penumpang Tria mengalami luka benturan di kepala, sobek di pelipis, dan sempat mengalami penurunan kesadaran. Adapun Selim mengalami memar di bagian paha kanan.
“Korban langsung kami bawa ke puskesmas agar segera mendapatkan penanganan pertama,” imbuh Sunarto.
Diketahui, rombongan tersebut hendak bersilaturahmi ke rumah kerabat di wilayah Watulimo. Meski pengendara sudah cukup mengenal jalur tersebut, kendaraan diduga tidak diistirahatkan selama perjalanan, sehingga sistem pengereman mengalami panas berlebih.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa jalur alternatif Kaligereng tidak direkomendasikan bagi pengendara, terutama kendaraan matic dan pengguna dari luar daerah.
Sejumlah rambu peringatan sebenarnya telah dipasang di lokasi.
“Kami sudah banyak memberikan imbauan agar masyarakat menggunakan jalur utama yang lebih aman,” tegasnya.




