Baznas Trenggalek Serap 80 Persen Donasi TPP ASN untuk Perbaikan Infrastruktur Mendesak

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek menyampaikan perkembangan terbaru pemanfaatan donasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digunakan untuk mendukung perbaikan infrastruktur rusak dan bersifat mendesak di sejumlah wilayah. 

Hingga akhir 2025, dana yang terhimpun dari donasi TPP ASN tercatat mencapai Rp1,6 miliar.

Hubungan Masyarakat Baznas Trenggalek, Deni Riani, menjelaskan bahwa sebagian besar dana tersebut telah disalurkan secara bertahap. 

Hingga November 2025, tingkat serapan anggaran untuk kebutuhan infrastruktur telah mencapai sekitar 80 persen. Penyaluran difokuskan pada perbaikan jalan rusak, khususnya penanganan jalan berlubang dan perbaikan ringan lainnya yang membutuhkan respons cepat.

“Total donasi TPP ASN mencapai Rp1,6 miliar. Dari jumlah itu, serapan untuk perbaikan jalan tembel-tembel dan kebutuhan sejenis sampai November 2025 sudah sekitar 80 persen,” ujar Deni.

Ia menambahkan, sisa anggaran sekitar 20 persen direncanakan akan disalurkan pada pertengahan Desember 2025. Alokasi tersebut diprioritaskan untuk titik-titik kerusakan yang dinilai mendesak, seperti jalan berlubang, irigasi yang tergerus air hujan, serta infrastruktur penunjang jalan lainnya.

“Sisa 20 persen kami alokasikan di pertengahan Desember. Peruntukannya antara lain tambal jalan berlubang dan irigasi yang terdampak gerusan air hujan di sekitar badan jalan,” jelasnya.

Selain itu, dana donasi TPP ASN juga digunakan untuk penanganan Tembok Penahan Jalan (TPJ) yang mengalami longsor. Penanganan ini diprioritaskan pada ruas jalan yang masih aktif digunakan masyarakat sehingga tidak mengganggu mobilitas dan keselamatan pengguna jalan.

“Termasuk TPJ yang longsor, terutama di jalan yang masih digunakan warga,” imbuh Deni.

Deni menegaskan, pemanfaatan donasi TPP ASN merupakan program sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. 

Karena itu, perencanaan dan penyaluran dana selalu dikoordinasikan bersama pemerintah daerah.

“Program ini bukan murni program Baznas, melainkan sinergi dengan Pemkab. Untuk rencana tahun depan pun kami akan berkoordinasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Terkait arus donasi, Baznas Trenggalek menyebut tidak ada tambahan donasi TPP ASN yang masuk sejak pertengahan tahun 2025. Meski demikian, Baznas menyatakan siap menyalurkan kembali jika terdapat donasi lanjutan.

“Untuk saat ini sudah tidak ada donasi yang masuk. Kalau ada tambahan, kami siap menyalurkan. Tahun ini ditargetkan selesai di akhir tahun,” pungkasnya.

Berita Lainnya