Networkpedia.id – Capaian investasi di Kabupaten Trenggalek pada tahun 2024 berhasil mencapai Rp 580 miliar, mencatatkan kenaikan sebesar Rp 38 miliar dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar Rp 542 miliar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Trenggalek, Edi Santoso, menyebutkan bahwa capaian ini melebihi target yang ditetapkan sebelumnya.
“Target investasi tahun 2024 sebenarnya sama dengan capaian tahun 2023, yakni Rp 542 miliar. Namun, pada realisasinya kita mampu melampaui angka tersebut hingga Rp 580 miliar,” ujar Edi.
Sektor perdagangan tetap menjadi penyumbang utama investasi di Kabupaten Trenggalek dengan kontribusi sebesar 30,7 persen.
Menurut Edi, tingginya angka investasi di sektor ini mencakup berbagai jenis perdagangan, mulai dari eceran hingga grosir, termasuk swalayan dan waralaba.
Sektor industri menjadi kontributor terbesar kedua dengan menyumbang 16,7 persen, diikuti sektor pertanian sebesar 11,1 persen, dan pariwisata sebesar 10,6 persen.
Menariknya, sektor pertanian berhasil naik ke posisi ketiga, menggantikan sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang sebelumnya mendominasi pada tahun 2023.
“Pada tahun 2023, tren investasi ESDM tinggi karena banyaknya pembukaan pertashop di wilayah Trenggalek. Namun, pada 2024, tren tersebut menurun, dan sektor pertanian mengambil alih,” jelas Edi.
Selain itu, investasi asing mulai menunjukkan kehadirannya di Trenggalek. Tahun ini, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mencapai Rp 40 miliar, dengan salah satu proyek utama berasal dari investor asal Cina yang membangun pabrik pengolahan porang di Kelurahan Tamanan.
Saat ini, realisasi investasi pabrik tersebut baru mencapai 50 persen atau sekitar Rp 20 miliar. “Investasi ini diproyeksikan terus tumbuh seiring dengan peningkatan produksi porang dari petani lokal,” tambahnya.
Melihat tren positif ini, Edi optimistis investasi di Kabupaten Trenggalek akan terus meningkat. “Dengan potensi yang kita miliki, Trenggalek semakin dilirik oleh investor baik lokal maupun asing,” pungkasnya.




