Networkpedia.id – Pasangan petahana Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara, atau yang akrab dikenal sebagai pasangan Ipin-Syah, dipastikan kembali memimpin Kabupaten Trenggalek setelah unggul telak melawan kotak kosong pada Pilkada 2024.
Kepastian ini diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek usai menyelesaikan rekapitulasi hasil suara pada Rabu (4/12/2024).
Ketua KPU Trenggalek, Istatiin Nafiah, menyatakan bahwa proses rekapitulasi hasil Pilbup Trenggalek berjalan selama enam jam.
“Hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten telah selesai. Selanjutnya, untuk Pilgub Jatim, rekapitulasi akan berlanjut di tingkat provinsi,” jelasnya.
Hasil rekapitulasi menunjukkan pasangan Ipin-Syah berhasil memperoleh 282.576 suara. Sementara itu, kolom kosong tanpa pasangan calon hanya mengumpulkan 67.131 suara.
Dengan kemenangan ini, pasangan Ipin-Syah melanjutkan kepemimpinan mereka untuk periode kedua.
Meski demikian, angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Trenggalek 2024 mengalami penurunan dibandingkan Pilkada 2020.
Menurut Komisioner KPU Trenggalek, Imam Nurhadi, tingkat partisipasi hanya mencapai 62 persen, turun dari 67 persen pada pemilihan sebelumnya.

“Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti hanya adanya satu pasangan calon dan pengurangan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Pada Pilkada 2020, jumlah TPS mencapai 1.550, sedangkan tahun ini hanya ada 1.115 TPS,” ujar Imam.
Selain itu, Imam mengungkapkan bahwa sejumlah surat pemberitahuan (C pemberitahuan) tidak terdistribusi akibat banyaknya pemilih yang meninggal dunia, yang mencapai dua persen.
Meski angka partisipasi turun, KPU Trenggalek menegaskan telah melakukan berbagai upaya sosialisasi maksimal, termasuk menyasar TPS, masjid, dan musala.
“Kami telah menjalankan sosialisasi sesuai standar yang ditentukan,” pungkas Imam.(by)




