Networkpedia.id – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan gizi masyarakat.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumi Jaya di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Peresmian ini menjadi bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu agenda prioritas dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Budiman menegaskan bahwa program MBG menyasar wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), dengan fokus utama pada peningkatan gizi anak-anak dan kelompok rentan.
“BP Taskin bersama Badan Gizi Nasional (BGN) akan memperkuat sinergi untuk memperluas cakupan SPPG di wilayah prioritas.” jelasnya.
Lebih lanjut, Budiman menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, optimalisasi supplier lokal, khususnya dalam penyediaan bahan pokok seperti beras, sayur, dan protein hewani, akan menjadi salah satu kunci keberhasilan program.
“Kami telah menyusun skema aglomerasi pemanfaatan potensi lokal, agar kebutuhan pangan di setiap SPPG bisa dipenuhi dari daerah sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola SPPG Bumi Jaya, Ahmad Riyadi, mengungkapkan bahwa saat ini dapur MBG yang dikelolanya melayani sekitar 3.700 penerima manfaat dari empat desa, terutama para pelajar.
“Mulai pertengahan bulan ini, kategori penerima manfaat akan diperluas mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.” ucapnya.
Riyadi juga menyatakan dukungannya terhadap penggunaan bahan pangan lokal.
“Di Kecamatan Munjungan, ketersediaan beras sangat melimpah. Ini menjadi potensi besar untuk mendukung kelangsungan program MBG secara berkelanjutan,” katanya.
Dengan sinergi antar lembaga dan optimalisasi potensi lokal, SPPG Bumi Jaya diharapkan menjadi model pelayanan gizi terpadu yang efektif, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat sekitar.




