Networkpedia.id – Judi online terus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, termasuk Polres Trenggalek. Selain melanggar hukum, judi online dinilai berdampak negatif pada individu dan kinerja anggota kepolisian.
Untuk itu, Polres Trenggalek menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) guna mencegah anggota terlibat dalam aktivitas tersebut.
Pada Kamis (19/12), setelah apel pagi, seluruh anggota Polres Trenggalek diwajibkan mengikuti pemeriksaan mendadak terhadap gadget atau gawai mereka.
Pemeriksaan ini dilakukan oleh personel Sipropam dan dipantau langsung oleh pejabat utama Polres Trenggalek, termasuk Wakapolres Kompol Herlinarto.
Dalam keterangannya, Kompol Herlinarto menjelaskan bahwa judi online dapat menjangkau semua kalangan tanpa memandang profesi, termasuk aparat kepolisian.
Oleh karena itu, pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online terinstal di gawai anggota.
“Kita lakukan pengecekan secara acak dan mendadak. Jika ada yang mencoba menyembunyikan aplikasi judi online, kami tetap dapat menemukannya,” tegas Herlinarto.
Ia juga menegaskan bahwa perjudian tidak membawa keuntungan, melainkan kerugian besar. Judi online, menurutnya, dapat merusak kepribadian, menghancurkan karir, hingga memicu tindak kriminalitas.
“Sudah banyak kasus yang menunjukkan dampak buruk judi online terhadap kehidupan seseorang,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Trenggalek memastikan hasil pemeriksaan nihil, tanpa ditemukan aplikasi judi online di gawai anggota.
Meski demikian, Wakapolres mengingatkan seluruh personel untuk tidak mencoba-coba terlibat dalam aktivitas judi.
Kompol Herlinarto juga menekankan pentingnya pemberantasan judi online, baik secara eksternal maupun internal, guna memastikan hasil yang optimal. Ia menegaskan bahwa anggota yang terbukti melanggar akan menerima sanksi tegas.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pencegahan agar tidak ada anggota yang terjerumus dalam praktik ini,” pungkasnya.
Langkah Polres Trenggalek ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggota, sekaligus mendukung upaya pemberantasan perjudian di masyarakat.




