Networkpedia.id – Sejumlah petugas kepolisian dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Trenggalek mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek.
Kehadiran anggota kepolisian tersebut disambut hangat oleh para siswa, khususnya pelajar tingkat sekolah dasar yang merupakan anak-anak berkebutuhan khusus.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepolisian kepada kalangan pelajar disabilitas.
Selain menyapa dan berbincang dengan siswa-siswi, petugas juga memberikan motivasi agar para pelajar tetap semangat belajar dan percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
Tidak hanya berinteraksi secara verbal, petugas Satbinmas juga terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar.
Pada kesempatan itu, petugas bersama para guru mendampingi siswa saat mengikuti pelajaran kesenian. Dengan penuh kesabaran, petugas membantu anak-anak mewarnai sketsa gambar menggunakan krayon.
Kasatbinmas Polres Trenggalek, AKP Rohmad Hudi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program polisi baik dan humanis yang secara rutin dilaksanakan oleh Polres Trenggalek.
“Kami sengaja menyasar pelajar SLB untuk menggugah semangat dan memotivasi agar mereka terus berkarya dan berprestasi meskipun memiliki keterbatasan,” ujar AKP Rohmad.
Ia menjelaskan, mengingat sebagian besar siswa SLB Kemala Bhayangkari merupakan penyandang tuna rungu dan tuna wicara, petugas yang diterjunkan telah dibekali pengetahuan dasar bahasa isyarat.
Setidaknya, petugas mampu mengenalkan diri serta menyampaikan kalimat-kalimat sederhana yang mudah dipahami.
“Dalam pelaksanaannya, kami juga didampingi oleh tenaga pendidik atau guru, sehingga pesan yang ingin kami sampaikan bisa diterima dengan baik oleh anak-anak,” imbuhnya.
Meski memiliki keterbatasan, suasana di sekolah tampak meriah dengan kehadiran polisi. Anak-anak terlihat antusias, bahkan tidak sungkan bersenda gurau serta mengajukan pertanyaan kepada petugas menggunakan bahasa isyarat.
AKP Rohmad menegaskan, anak-anak berkebutuhan khusus merupakan generasi istimewa yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kepolisian.
“Mereka adalah anak-anak istimewa yang membutuhkan peran dan pendampingan dari kita semua. Kami ingin memberikan semangat agar mereka terus belajar, mandiri, bisa berkarya, serta merasa aman dan nyaman dalam lingkungan sosial,” pungkasnya.




