Satlantas Polres Trenggalek Pasang Water Barrier di Jalan Rusak untuk Cegah Kecelakaan

Photo of author

By Redaksi

Networkpedia.id – Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek mengambil langkah antisipatif dengan memasang water barrier di sejumlah titik jalan rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah ruas jalan Ngampon-Bendorejo, tepatnya di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa kondisi jalan di lokasi tersebut cukup parah, dengan lubang sepanjang 1,5 meter, lebar hampir 2 meter, dan kedalaman sekitar 20 cm. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari atau ketika hujan.

“Pemasangan water barrier ini bertujuan sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan. Warna oranye yang mencolok diharapkan mudah terlihat dari kejauhan sehingga pengendara dapat menghindari jalan rusak tersebut,” ujar AKP Agus.

Langkah ini, menurutnya, merupakan penanganan sementara. Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki jalan tersebut secara permanen guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kami akan segera berkomunikasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan perbaikan secepatnya,” tambahnya.

Selain itu, AKP Agus mengimbau para pengendara yang melintas di ruas jalan Ngampon-Bendorejo untuk lebih berhati-hati, terutama saat malam hari atau cuaca hujan. Genangan air di jalan rusak dapat menyembunyikan lubang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kurangi kecepatan dan hindari kebut-kebutan. Keselamatan saat berkendara harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pemasangan water barrier ini menunjukkan komitmen Satlantas Polres Trenggalek dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. Meski demikian, perbaikan jalan secara menyeluruh tetap menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan jalan rusak di wilayah Trenggalek.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan potensi kecelakaan dapat ditekan, sekaligus menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk segera menangani kerusakan jalan yang kerap menjadi penyebab kecelakaan.

Berita Lainnya